Pages

Minggu, 15 Februari 2015

DOWNLOAD LAGU DI SOUND CLOUD TANPA HARUS "MENDOWNLOAD"


Anda pengguna android dan suka mendengar lagu via sound cloud?


Jika youtube rajanya video online, nah sound cloud kini menjadi salah satu jejaring sosial berbasis audio yang terpopuler. Anda bisa saling berbagi suara dengan para penggunanya. Sebagaimana youtube, berbagi di sound cloud juga gratis.
Sound cloud juga sering digunakan sebagai media promosi para musisi. Jadi jika kalian kesulitan mencari lagu baru, sound cloud bisa jadi alternatifnya.
Cara mendaftarnya pun tak perlu repot karena sound cloud bisa terhubung dengan google+ dan facebook. Baiklah sebelum menuju jurus download tanpa men"download", saya beberkan syaratnya dulu:
> Hape anda harus sudah terpasang memorycard eksternal.
> Cari aplikasi soundcloud di playstore. Sobat bisa download di sini
> Pasang!
Bila sudah terinstall, it's time to rock... we go here:
* Buka aplikasi sound cloud yang telah terunduh.
* Kalau belum punya akunnya, sign up (daftar) dulu bro. Pake akun facebook atau google plus bisa.
* Cari lagu yang anda inginkan.
* Putar dan dengarkan sampai tuntas.
Sudah puas? Sadar atau tidak kamu sudah mendownload lagu yang baru saja kamu dengar. Tidak percaya? Matikan koneksi internetmu. Putar lagi lagu tadi. Still working isn't it? Apa artinya? aplikasi sound cloud anda menyimpan chacenya dalam hape android anda. Mari kita buktikan:
- buka file manager



- masuk ke memori eksternal
- klik folder android > data


- cari + klik folder " com.soundcloud.android"


- klik folder files > stream > complete
- klik file yang ada muncul pilihan open with/ buka dengan.....


- pilih audio
Tada...
Itulah file musiknya. Karena masih dalam bentuk cache, file tsb tidak berformat. Anda bisa mengganti nama
/ rename filenya dan menambahkan format mp3 agar terdeteksi di mp3 player.
Jika masih kesulitan dengan cara diatas, buka saja situs: savefrom(dot)net atau download aplikasi sound cloud downloader.
Silahkan mencoba...
:: Sayangnya dalam mengupload suara, kita belum bisa leluasa. Sebab sound cloud membatasi kuota durasi max 2 jam.
------




Kamis, 18 Desember 2014

suatu sore



kesunyian bagiku merupakan keadaan yang biasa saja. tapi diantara banyak kesunyian itu, ada saat-saat yang benar-benar suwung. sahabat, saudara, orangtua bahkan diriku sendiri terasa asing. potongan-potongan masa lalu terlihat berlalu seperti trailer sebuah film. prestasi, dosa, harapan dan kekhawatiran akan masa depan membayang berkelindan. adakalanya diiringi narasi yang cuma dapat kudengar sendiri "bilamanakah aku ini tercipta sebagai bukan manusia? oh ya tuhan, mbok ya panjenengan dulu tidak usah repot-repot membuat saya." ah pengandaian hanya tinggal pengandaian jika tak mau mengambil pelajaran. hingga lintasan kenangan menampilkan adegan yang masih segar dalam ingatan. seorang anak kecil kelas satu sd mencubit lenganku sampai ngilu. dia minta ngaji duluan padahal aku masih menyimak tadarus temannya. marah berhasil kutahan. mimik jengkel dan kesakitan segera kuganti senyuman. adegan itu kini menjadi lucu bagiku. dan kesunyian perlahan merayap lenyap. ternyata ada hal yang membuatku tak kesepian walaupun dalam kesunyian. cinta. ia menyadarkanku bahwa hidup bukan melulu tentang aku. "aku" harus bersedia maju-mundur dalam melayani cinta.

Senin, 06 Oktober 2014

Khutbah Idul Adlha di SMAN 4 Semarang: Spirit Qurban: Mendahulukan Orang Lain Di Atas Kepentingan Pribadi



اللهُ أكْبَرُ × 9

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً، لاَ إِلَهَ إِلاًّ اللَّهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ و اعز جنده وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَ إِلَهَ إِلاًّ اللَّهُ اللهُ أكْبَرُ، الله أكبر وَللهِ الْحَمْدُ.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْيَوْمَ عِيْداً لِلْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحَّدَنَا بِعِيْدِهِ كَأُمَّةٍ وَاحِدَةٍ، مِنْ غَيْرِ الأُمَم، وَنَشْكُرُهُ عَلَى كَمَالِ إِحْسَانِهِ وَهُوَ ذُو الْجَلاَلِ وَاْلإِكْراَمِ.

أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ، اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاء وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاء وَتُعِزُّ مَن تَشَاء وَتُذِلُّ مَن تَشَاء بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ.

الَلَّهُمَّ فصَلِّ وسَلِّمُ عَلَى سيّدِنَا وحَبِيْبِناَ المُصْطَفَى، الَّذِّي بَلَّغَ الرِّسَالَةْ، وَأَدَّى الأَمَانَةْ، وَنَصَحَ الأُمَّةْ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ دَعاَ اِلَى اللهِ بِدَعْوَتِهِ، وَجاَهَدَ فِيْ اللهِ حَقَّ جِهاَدِهِ.

اَمَّا بَعْدُ: عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ!

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ 

Hadirin jamaah shalat idul adha rahimakumullah
Pertama-tama marilah kita ungkapkan rasa syukur kita ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang begitu luar biasa banyaknya. Sehingga kita diberi kesempatan dan digerakkan untuk dapat menunaikan shalat idul adha secara berjamaah pada pagi hari ini.
Tidak lupa shalawat serta salam Allah semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi agung Muhammad saw. Nabi yang tidak pernah mendahulukan kepentingan pribadinya di atas nasib umatnya. Berbagai cobaan dan penolakan dari umatnya yang beliau terima tidak pernah beliau balas kecuali dengan cinta. Ketika beliau diusir dan dilempari batu oleh penduduk Thaif, Malaikat jibril datang menawarkan jasanya untuk melemparkan gunung kepada penduduk thaif yang kurang ajar tersebut. Rasuslullah saw menolak. Beliau malah berdoa allahummahdi qaumi fainnahum la ya’lamuun. Ya allah berilah petunjuk kepada umatku karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui. Ketika dalam kondisi naza’ sakaratul maut, di antara kata-kata terakhir yang keluar dari bibir mulia beliau adalah “ummati 3x, umatku 3x. Saking khawatirnya Rasulullah kepada umatnya sampai beliau berkata kepada jibril yang menemaninya, “wahai jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini, bagaimana keadaan umatku nanti? kalau bisa biarlah kutanggung seluruh derita kematian umatku. Bahkan kelak di hari kiamat beliau tidak berhenti bersujud dan tidak mau mengangkat kepalanya sebelum semua umatnya dibebaskan dari siksaan api neraka.
Allahu akbar 3x walillahil hamd. Kaum muslimin rahimakumullah.
Apakah kelak kita termasuk yang di akui sebagai umat Rasulullah saw? Apakah kita sudah layak mendapatkan syafaatul 'uzhmanya? Hari raya idul adha ini saya kira tepat sekali dijandikan momentum untuk muhasabah mengintrospeksi diri. Kalau kita ingin menjadi umat Rasulullah saw, Sudahkah kita menjalankan perintah-perintah Allah yang diwahyukan kepada Nabi-Nya? Dan salah satu diantara perintah-Nya adalah ibadah Qurban. Allah SWT berfirman
انا اعطيناك الكوثر. فصل لربك و انحر
Sungguh aku telah berikan kepadamu nikmat yang banyak. Ma’asyiral muslimin rahimakumullah. Manusia cenderung mencintai dia yang beruat baik kepadanya. Siapakah yang paling berbuat baik kepada kita? Siapa yang meng-adakan kita? Yang menciptakan mata, lisan, bibir, keluarga, teman-teman, orang-orang yang kita cintai? Siapa yang menganugrahkan iman, islam, nikmat menjalankan ibadah? Maka siapa yang paling berhak untuk kita cintai?
Para bapak-ibu guru dan adik-adikku sekalian. Maka shalatlah dan berkurbanlah. Sebagai wujud rasa terima kasih kita kepada Allah azza wajalla. Juga sebagai bukti cinta kita kepada-Nya. Bagaimana kita bisa memubuktikan cinta tanpa pengorbanan? Maka pada pagi hari ini sembelihlah hewan qurban bagi yang mampu.
Allahu akbar 3x walillahil hamd. Jamaah shalat idul adha yang dirahmati allah.
Karena qurban merupakan ibadah, jangan sampai kita menganggapnya sekadar pesta untuk berfoya-foya. Ibadah harus dilandasi dengan ketundukan dan kepasrahan untuk menjalankan perintah Allah SWT. Qurban juga tidak boleh dibuat sebagai ajang pamer kekayaan, Membangga-banggakan diri. Karena Bukan sebab daging dan darahnya kita bisa meraih Allah. Melainkan taqwa dan kepatuhan yang tulus dari hati kitalah yang mampu meraih-Nya.
Orang yang berkorban dilarang mengambil lebih dari 1/3 bagian dari hewan kurbannya. Hal ini mengisyaratkan bahwa selain semangat berbagi Ibadah qurban juga mengajarkan pentingnya sikap iitsar (mendahulukan orang lain) sebagaimana yang telah diteladankan Rasulullah saw dan para sahabatnya. Sebagaimana akhlak sahabat anshar yang diabadikan dalam al-qur’an
و يؤثرون على انفسهم ولو كان بهم خصاصة
Para sahabat anshar mau mengalahkan kepentingan pribadi mereka padahal sebenarnya mereka sendiri membutuhkannya, mereka rela untuk berbagi kepada sahabat muhajirin yang telah rela meninggalkan rumah dan apa yang mereka miliki untuk hijrah demi mendukung dakwah rasulullah saw.
Sikap karakter mendahulukan orang lain ini hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga setiap sesuatu yang kita kerjakan adalah kemaslahatan untuk sesama. Minimal jangan sampai perbuatan kita menyusahkan bahkan merugikan lain orang. Bukan Rasulullah saw bersabda sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama manusia?




Para bapak-ibu guru dan adik-adikku sekalian. Apapun posisi kalian terapkanlah semangat berkorban dalam setiap aspek kehidupan. Bagi para guru, yang semula mengajar berdasarkan transaksi material, mari kita perbaharui niat. Yang bermula dari materi tidak akan abadi. Uang akan habis, jabatan suatu saat akan hilang. Lalu apa yang telah kita persembahkan? Maka yang bersifat material harus ditransformasikan menjadi spiritual agar menjadi abadi. Niatlah mendidik untuk mengabdi. Kepada Tuhan Sang Sumber Ilmu pengetahuan, kepada bangsa agar kelak generasi kita tidak binasa.
Untuk adik-adikku sekalian. Sebagaimana pesan imam syafii
يا معشر الشباب ان في ايديكم لامر الامة و في اقدامكم حياتها
Wahai para pemuda sesungguhnya di tangan kalianlah urusan umat dan di langkah kalian lah masa depannya. Adik-adikku sekalian, walaupun dari media massa sampai jejaring social banyak sekali yang menggunjing kelakuan beberapa oknum di antara kalian. Entah itu tentang tawuran, penyalahgunaan obat-obatan, pelecehan seksual dan tindak criminal lainnya. Saya masih menaruh harapan pada kalian. Kalian punya keberanian sebagaimana nabi ismail yang menantang tajamnya pedang ayahnya, kalian kaya akan kreatifitas-kreatifitas segar. Solidaritas dan kesetia kawanan kalian kuat. Sadarlah dan berhati-hatilah jangan sampai kembali menjadi jahiliyyah yang fanatic. Pikirkan masak-masak sebelum bertindak. Apakah yang akan kita kerjakan melanggar syariat allah swt? Akankah merugikan orang lain dan diri sendiri atau tidak? Teladanilah Ismail, anak muda yang punya idealisme. Patuh tidak berarti rapuh. Berkorbanlah, bahagiakan orang tua kita, hormati guru-guru kita. Semoga menjadi generasi masa depan yang gemilang.
allahu akbar 3x walillahilhamd.
di akhir khutbah pertama ini, saya ingin mengutip kalimat Mawlana Jalaluddin Rumi, seorang tokoh sufi dari Turki.
Take away what I want. Take away what I need. Take away everything that take me from you.
Ambillah apa yang kuinginkan. Ambillah apa yang aku butuhkan. Ambillah segalanya yang menjauhkanku darimu.

 

قال الله تعالى وبقوله يهتدي المهتدون. وإذا قرء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون

ÎŽóÇyèø9$#ur ÇÊÈ   ¨bÎ) z`»|¡SM}$# Å"s9 AŽô£äz ÇËÈ   žwÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏJtãur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# (#öq|¹#uqs?ur Èd,ysø9$$Î/ (#öq|¹#uqs?ur ÎŽö9¢Á9$$Î/ ÇÌÈ  


بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم
 . ونفعني وأياكم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم . وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم  . وقل رب اغفر وارحم وأنت خير الراحمين


Jumat, 09 Mei 2014

Tembang Sangkan Paraning Dumadi

oleh: warih firdausi



لا اله الا الله الملك الحق المبين
محمد رسول الله صادق الوعد الامين

ileng-ileng sira menungsa
sangka apa sliramu ana
uripmu kanggone apa
menyang endi sakwuse seda

sangka banyu ingkang ina
didadekke makhluk paling mulya
disugati nikmate ndunya
banjur syukur apa kufur ira

banting tulang anggonmu kerja
eman-eman gur golek donya
diniati ditirakati
kanggo sangu mbesok bali

dunya ibarat jembatan
dalan nuju alam kelanggengan
mula aja digondeli
merga ora digawa mati

sugih mlarat rakyat pejabat
kabeh kui sak derajat
mungguh allah sing paling mulya
namung wong kang paling takwa

lirkadya godhong sing keli
sira mili ing titahe gusti
sing sabar syukur semeleh
insya allah atine sugeh.